PENGERTIAN TELEVISI: Fungsi, Perkembangan dan Sejarah Penemu Televisi

Pengertian Televisi – Televisi adalah salah satu barang elektronik yang memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia modern.

Benda elektronik yang dapat menampilkan gambar dan suara ini mampu memberikan informasi kepada manusia, bahkan memberikan hiburan. Bahasan lebih lanjut tentang televisi akan diuraikan di bawah ini.

Pengertian Televisi Menurut Para Ahli

Definisi atau pengertian televisi menurut para ahli sangat bermacam-macam, yaitu sebagai berikut.

1. Ilham Z

Menurut Ilham Z (2010), televisi merupakan alat yang menangkap siaran bergambar berupa audio visual serta penyiaran videonya secara broadcasting.

Istilah televisi berasal dari bahasa Yunani tele yang berarti jauh dan vision yang berarti melihat. J

adi, secara harfiah, pengertian televisi berarti “melihat jauh” karena siaran televisi dapat menjangkau pemirsa atau penonton yang jaraknya jauh dari studio TV.

2. Adi Badjuri

Menurut Adi Badjuri (2010), televisi merupakan media pandang sekaligus media pendengar atau audio-visual.

Media ini memungkinkan orang-orang untuk memandang gambar yang ditayangkan di televisi, tetapi juga mendengar maupun mencerna narasi yang disajikan bersama gambar tersebut.

Dari pengertian televisi menurut para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa televisi adalah media massa elektronik yang dapat menyiarkan siarannya yang berupa gambar (video) serta suara dan bertujuan untuk memberikan informasi maupun hiburan kepada banyak orang.

Sejarah dan Penemu Televisi

sejarah dan Penemu Televisi
thoughtco.com

Dalam perjalanan pengembangan teknologi televisi, ada banyak tokoh atau ilmuwan yang terlibat.

Namun, tokoh yang dianggap paling memberikan pengaruh terhadap penemuan perangkat elektronik ini ada dua orang, televisi ditemukan oleh John Logie Baird dan Philo Farnsworth.

1. John Logie Baird

John Logie Baird adalah seorang insinyur berkebangsaan Skotlandia yang dianggap sebagai penemu televisi karena mampu menayangkan gambar bergerak untuk pertama kalinya di televisi.

Baird yang lahir pada 13 Agustus 1888 ini menempuh pendidikan di Larchfield Academy, The Royal Technical College, dan University of Glasgow kemudian kembali ke Inggris pada 1920 serta mulai meneliti cara mengirimkan gambar bergerak beserta suara.

Saat itu, Bard kekurangan sponsor sehingga menggunakan bahan-bahan yang dapat ditemukan saat itu hingga terciptalah televisor pertama yang terbuat dari kardus, lampu sepeda, lem, benang, dan lilin.

Di tahun-tahun berikutnya, Baird terus berjuang dengan penemuannya hingga akhirnya, pada tahun 1929, teknologi Baird digunakan oleh BBC untuk menyiarkan program televisi pertamanya.

2. Philo Farnsworth

Orang kedua yang dianggap memiliki peran besar dalam penemuan televisi adalah Philo Taylor Fansworth II yang merupakan penemu berkebangsaan Amerika Serikat.

Sejak masih muda, Fansworth yang lahir pada 19 Agustus 1906 ini sudah memiliki ketertarikan di bidang teknik.

Alhasil, di usia remaja, ia mulai mempelajari teknologi televisi dan menemukan bahwa sistem mekanik yang digunakan saat itu masih terlalu lambat.

Pada tahun 1922, Fansworth muda mulai mengerjakan rancangan kasar televisi elektronik sehingga di tahun berikutnya, ia juga terdaftar sebagai siswa di Brigham Young University sebagai murid spesial meski saat itu sebenarnya masih SMA.

Kematian ayahnya di tahun 1924 sempat menghambat mimpi Fansworth untuk mengembangkan televisi elektronik.

Namun, berkat perjuangannya, Fansworth berhasil menyiarkan tayangan dengan televisi elektroniknya serta mematenkan temuannya di tahun yang sama, yaitu tahun 1927.

Perkembangan Televisi

perkembangan dari televisi
nesabamedia.com

Televisi pertama di dunia dirancang oleh John Logie Baird yang mampu mentransmisikan gambar dari sebuah laboratorium di London.

Penemuan ini terjadi pada tahun 1926. Sejak itu, dunia mulai berkenalan dengan alat komunikasi visual.

Televisi yang didesain oleh Baird bentuknya masih belum rapi seperti televisi yang dikenal sekarang. Televisi pertama itu terdiri dari banyak lempengan, tabung, serta kabel-kabel yang panjang.

Pada tahun 1927, Philo Taylor Fansworth berhasil mengembangkan televisi modern pertama. Gagasan image dessector ilmuwan asal Utah, Amerika Serikat tersebut bahkan menjadi dasar kerja TV tabung hingga TV modern.

Pada 11 Mei 1939, pemancar televisi dioperasikan untuk pertama kalinya di Kota Berlin, Jerman.

Berkat peristiwa bersejarah ini, dunia pun mulai berkenalan dengan alat komunikasi secara visual untuk mengetahui apa saja yang terjadi di belahan dunia yang lain.

Televisi masa lalu tidak mampu menayangkan gambar yang berwarna sehingga gambar yang dapat dilihat dalam bentuk gambar hitam putih.

Sejak tahun 1954, televisi berwarna sudah ada di Amerika. Namun, saat itu belum ada siaran TV yang dapat menayangkan TV berwarna. Di tahun 1966, siaran TV mulai beralih ke siaran berwarna.

Pada 1967, televisi berwarna mulai mengalahkan televisi hitam putih sehingga menyebabkan siaran TV berwarna semakin bertambah.

Di tahun 1962, stasiun televisi pertama di Indonesia, yaitu TVRI, dihadirkan untuk pertama kalinya.

Sejak itu, penemuan-penemuan baru terkait teknologi televisi semakin banyak mulai dari penemuan Video Cassette Recorder (VCR), Cathode Ray Tubes (CRT), plasma, LCD, HDTV, DVR, dan masih banyak lagi.

Fungsi dan Manfaat Televisi

Fungsi dan Manfaat Televisi
pricebook.co.id

Setelah mengetahui pengertian televisi dan sejarahnya, Anda harus tahu tentang fungsi dan manfaat televisi.

Secara umum, televisi memiliki fungsi yang sama seperti media massa lainnya, yaitu untuk memberi informasi, menghibur, mendidik, dan membujuk.

Meski begitu, dalam perkembangannya, fungsi televisi lebih condong ke hiburan. Secara umum, fungsi televisi ada lima, yaitu pengawasan, penafsiran, keterkaitan, penyebaran nilai, dan hiburan.

Dengan fungsi pengawasan, televisi dapat memberi informasi tentang peringatan akan terjadinya bencana alam atau menyebarkan informasi yang berguna dalam kehidupan khalayak luas.

Fungsi penafsiran adalah fungsi televisi yang memberikan penafsira terhadap peristiwa-peristiwa penting  sehingga pemirsa dapat menerima informasi dengan baik dan membahasnya lebih lanjut dalam komunikasi kelompok atau antarpersona.

Fungsi keterkaitan maksudnya televisi dapat menjadi sarana untuk menyatukan masyarakat yang beraneka ragam.

Dampak Negatif Televisi

dampak negatif dari televisi
mancode.id

Meski dapat memberikan banyak manfaat, televisi juga dapat memberikan dampak negatif, terutama terhadap perkembvangan anak.

Oleh karena itu, orang tua wajib mengawasi anak agar tidak terlalu berlebihan dalam menonton televisi.

Dampak negatif televisi yang pertama adalah dapat memicu gangguan tidur pada anak karena blue screen yang dipancarkan oleh layar TV dapat mengganggu persiapan tubuh anak saat waktu tidur tiba.

Dampak negatif yang kedua adalah anak-anak cenderung langsung menirukan apa yang ditonton. Oleh karena itu, orang tua harus selalu menemani atau mengawasi anak saat menonton TV agar anak hanya menonton tayangan yang sesuai dengan umurnya.

Dampak negatif yang ketiga adalah televisi dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan pada anak. Hal ini dapat terjadi karena menonton TV membuat anak menjadi kurang aktif bergerak.

Dampak negatif yang keempat adalah siaran televisi dapat memengaruhi perkembangan karakter anak karena anak cenderung meniru apa yang dilihatnya.

Oleh karena itu, orang tua wajib melakukan pendampingan saat anak menonton TV. Dampak negatif yang kelima adalah menonton TV dapat membuat anak menjadi ketergantungan dan enggan melakukan sosialisasi.

Leave a Comment