Kenali Ukuran Spanduk yang Paling Banyak Digunakan

Membuat spanduk memang tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Karena ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan, termasuk ukuran spanduk yang akan digunakan. Kesalahan kecil akibat salah memilih ukuran, bisa berdampak besar terhadap perubahan desain dan tampilan spanduk.

Selain itu, dalam pembuatan spanduk juga harus memperhatikan bahan yang akan digunakan. Supaya tidak over budget, maka sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan.

Apa Itu Spanduk?

Istilah spanduk merujuk pada sebuah media informasi yang terbuat dari bahan kain panjang dan berisi informasi singkat mengenai produk maupun konteks lain, lalu dibentangkan di ruang publik.

Hingga saat ini, spanduk masih menjadi satu dari beberapa media promosi paling diminati oleh berbagai kalangan. Selain harganya yang terjangkau, spanduk juga cukup efektif digunakan sebagai penyampai informasi. Terlebih jika diletakkan pada tempat-tempat yang strategis.

Ciri-Ciri Spanduk

Ukuran spanduk yang tepat

Spanduk memiliki beberapa karakteristik yang menjadi ciri khasnya, sekaligus pembeda dengan media promosi lain yang serupa. Supaya tidak salah dalam menafsirkan spanduk, di bawah ini adalah beberapa ciri paling umum pada spanduk:

  • Diletakkan di tempat strategis atau kawasan publik yang banyak dilalui orang, seperti di tengah jalan raya, perempatan jalan, dan sebagainya.
  • Penggunaan warna terang, mencolok, maupun kontras, sebab tujuan utama pembuatan spanduk adalah supaya menarik perhatian publik.
  • Menggunakan kalimat singkat dan padat, tapi ukuran hurufnya besar-besar.

Ukuran Spanduk Promosi yang Paling Umum Digunakan

Jasa printing spanduk biasanya menyediakan layanan custom yang memungkinkan customer untuk request spanduk dalam berbagai ukuran. Jadi, customer bisa menyesuaikan dengan kebutuhan. Berikut ini adalah ukuran standar spanduk yang paling umum digunakan:

  • 2×1,5 m
  • 3×0,8 m
  • 3×1 m
  • 4×0,8 m
  • 4,5×2 m
  • 5×1 m

Perlu diingat, bahwa pemilihan ukuran harus disesuaikan dengan kebutuhan. Meskipun memilih ukuran paling panjang memungkinkan desainer untuk menggunakan lebih banyak kalimat dan desain. Akan tetapi, apakah ukuran tersebut telah sesuai dengan luas tempat pemasangannya?

Oleh sebab itulah, apabila spanduk ingin dipasang pada tempat yang tidak begitu luas. Sebaiknya pilihlah spanduk dengan ukuran kecil atau sedang. Dengan begitu, fungsi spanduk lebih optimal dan pesan yang dituliskan bisa disampaikan dan diterima dengan baik oleh masyarakat.

BACA JUGA  Cara Menambah atau Menginstall Font di Windows 7

Pengaturan desain dan size spanduk memang seharusnya telah dilakukan sejak awal. Supaya desainer bisa menyesuaikan jumlah kalimat dengan ukuran yang tepat. Untuk mendapatkan ukuran yang tepat agar hasil spanduk sesuai ekspektasi, maka bisa konsultasikan dengan desainer grafis.

Macam-Macam Spanduk

Berdasarkan tempat peletakannya, spanduk dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu spanduk indoor (dipasang di area dalam ruangan) dan spanduk outdoor (luar ruangan).

Akan tetapi, berdasarkan proses pengerjaannya spanduk dibagi lagi atas tiga jenis, yakni sebagai berikut:

1. Spanduk Printing

Karakteristik dari spanduk printing adalah hasil cetakan desain huruf dan gambar terlihat lebih bagus. Apalagi, memungkinkan pembuatan spanduk multi color. Karena kualitasnya bagus, tidak mengherankan apabila harga spanduk printing juga relatif lebih mahal.

2. Spanduk Sablon

Dari segi kecepatan proses pengerjaan, maka spanduk sablon adalah juaranya. Hanya saja, ada beberapa kekurangan spanduk jenis sablon yang harus dipertimbangkan. Salah satunya adalah jika cat yang digunakan tidak tercampur secara tepat, maka spanduk mudah luntur saat terkena air.

3. Spanduk Spray

Jenis spanduk spray terkenal lebih tahan terhadap cairan dibandingkan spanduk sablon. Hanya saja, proses pengerjaannya relatif lama. Sehingga tidak worth it jika membutuhkan spanduk dadakan.

Fungsi Spanduk

berapa ukuran spanduk

Secara umum, penggunaan spanduk memiliki beberapa fungsi utama, yaitu sebagai berikut:

  • Menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai produk atau brand suatu perusahaan.
  • Memicu timbulnya rasa percaya publik, khususnya customer atau target konsumen dari sebuah produk.
  • Mempengaruhi citra produk dari merek maupun perusahaan tertentu.
  • Membangun loyalitas publik terhadap produk atau brand.

Kelebihan dan Kekurangan Spanduk

Sebagaimana halnya media promosi lain, spanduk horizontal juga memiliki kelebihan dan kekurangan yang harus diketahui calon pengguna. Di bawah ini adalah keunggulan dan kelemahan spanduk:

1. Kelebihan Spanduk

Dengan menggunakan spanduk, maka customer akan mendapatkan beberapa keuntungan seperti di bawah ini:

  • Bisa menjangkau hampir semua target audiens tujuan.
  • Jangkauan target pemasangan spanduk lebih besar.
  • Proses pembuatan media promosi spanduk cukup mudah.
  • Lebih melekat pada target audiens.
  • Peletakkan spanduk dianggap lebih fleksibel dan strategis.
  • Bisa dilihat berulang-ulang, menyesuaikan dengan jangka waktu spandung dipasang.

2. Kekurangan Spanduk

Sebelum masuk pada pembahasan mengenai contoh ukuran spanduk, sebaiknya ketahui terlebih dahulu apa saja kekurangan spanduk. Berikut jawaban selengkapnya:

  • Terdapat batasan waktu meletakkan spanduk di suatu tempat.
  • Kurang efektif apabila ditempatkan di area pinggir jalan yang berpotensi tertutup oleh pejalan kaki.
  • Apabila frekuensi spanduk terlalu tinggi, justru bisa membuat bosan target audience.
  • Tidak dapat memberikan informasi secara lengkap supaya lebih mudah dipahami publik.
  • Berpotensi mengganggu ketertiban dan keindahan lingkungan jika dipasang secara tidak beraturan.
BACA JUGA  Pengertian, Manfaat Hingga Contoh Class Diagram

Jenis Jenis Bahan Spanduk

Selain dituntut bisa memilih ukuran spanduk yang tepat, dalam membuat spanduk juga harus mempertimbangkan bahan spanduk yang hendak digunakan. Berikut adalah jenis-jenis kain yang umum dijadikan bahan membuat spanduk:

1. Flexi China

Memiliki permukaan berserat, sedikit kasar, dan tipis. Bahan Flexi China lebih direkomendasikan untuk pemakaian indoor.

2. Flexi Jerman

Bahan spanduk ini terkenal mempunyai kualitas sangat baik dan cocok diterapkan di kawasan luar ruangan. Namun, kualitas tersebut tentu sesuai dengan budget yang harus dikeluarkan.

3. Flexi Korea

Memiliki permukaan halus, hasil printing spanduk pada bahan Flexi Korea tampak bagus dan mulus. Bahan ini menjadi pilihan banyak pihak karena harganya juga terjangkau.

4. Luster

Kain luster mempunyai tekstur tipis, kasar, dan berkilau. Material spanduk ini sangat cocok digunakan untuk pembuatan spanduk dalam ruangan (indoor).

5. Banner Cloth

Tekstur Banner Cloth bersifat ringan. Oleh sebab itulah, bahan ini lebih cocok untuk dipakai membuat spanduk indoor.

Contoh Spanduk

Media promosi spanduk biasanya dibuat dalam bentuk persegi panjang dan orientasi landscape. Secara tidak langsung, hal ini membuat spanduk terkesan monoton. Namun, tetap bisa disiasati dengan penggunaan desain dan kombinasi warna yang lebih terkonsep.

Di bawah ini adalah beberapa contoh spanduk promosi yang bisa dijadikan referensi:

1. Spanduk Terima Kasih

Contoh Spanduk Terima Kasih

Spanduk di atas merupakan ucapan rasa terima kasih dari warga Pamanukan kepada gubernur yang telah membuat lokasi wisata baru di kawasan jalan provinsi.

2. Spanduk Aspirasi

Contoh SPANDUK ASPIRASI

Penggunaan kalimat lucu bernada sarkasme pada spanduk di atas merupakan usaha rakyat dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerahnya.

3. Spanduk Ucapan Hari Raya Idul Fitri

Contoh Spanduk Ucapan Hari Raya Idul Fitri

Spanduk dengan warna dasar hijau ini digunakan oleh pihak Koramil Cisoka untuk mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada masyarakat luas.

Memilih ukuran spanduk yang tepat bukan hanya berdampak pada tampilannya. Namun juga efektif dalam mengoptimalkan fungsi utama spanduk, yaitu sebagai media promosi dan penyampai informasi kepada masyarakat luas.