Perbedaan Listrik Statis dan Dinamis

Perbedaan Listrik Statis dan Dinamis – Listrik adalah salah satu energi yang selalu kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tahukah Anda jika listrik terbagi menjadi dua jenis yang berbeda?

Ya, listrik yang kita gunakan dibedakan menjadi dua jenis, yaitu listrik statis dan listrik dinamis. Apa yang dimaksud listrik statis dan dinamis?

Bagi Anda yang belum tahu tentang perbedaan listrik statis dan dinamis, simak penjelasan di bawah ini, ya.

Penjelasan Listrik Statis dan Dinamis

1) Listrik Statis

Jenis Listrik Statis

Pengertian listrik statis adalah kumpulan berbagai muatan listrik dengan jumlah tertentu yang statis atau tetap. Listrik statis juga sering disebut dengan listrik yang diam.

Muatan listrik yang ada pada listrik statis akan tetap ada hingga benda tersebut melepaskan muatan listrik.

Muatan itu merupakan zat yang terbentuk dari sekumpulan atom. Atom tersebut mempunyai inti yang dikenal dengan proton bersifat positif dan elektron bersifat negatif.

2) Listrik Dinamis

Listrik Statis dan Dinamis

Pengertian listrik dinamis merupakan kumpulan berbagai muatan listrik yang dapat bergerak ataupun mengalir. Bahasa lain dari listrik dinamis adalah sebuah gejala listrik yang disebabkan oleh gerakan pada muatan listrik.

Jenis listrik ini bergerak dari posisi muatan elektron tinggi ke posisi muatan elektron rendah untuk mencapai kesetimbangan atau habis daya.

Dengan penjelasan tersebut, tentu Anda jadi lebih tahu mengenai perbandingan listrik statis dan dinamis. Kedua jenis listrik ini sering kita temukan di kehidupan sehari-hari.

Akan tetapi, tidak semua orang menyadarinya. Listrik statis bisa Anda temukan pada mistar.

Caranya adalah dengan menggosok mistar plastik menggunakan rambut dan kemudian dekatkan pada kertas yang sudah disobek kecil-kecil.

Nantinya kertas tersebut akan menempel pada mistar selama beberapa waktu. Hal ini terjadi karena timbul muatan listrik pada mistar yang mengakibatkan kertas menempel ke mistar. Percobaan yang menarik, bukan?

Sedangkan listrik dinamis dapat Anda temukan di power bank. Di era milenial seperti sekarang ini, banyak orang menggunakan power bank saat smartphone kehabisan daya.

Power bank merupakan pengaplikasian jenis listrik dinamis. Listrik ini akan mengalir dari power bank ke batre smartphone.

Mengapa power bank termasuk listrik dinamis? Karena daya yang ada pada power bank bisa habis sewaktu-waktu.

Perbedaan Listrik Statis dan Dinamis

Perbedaan Listrik Statis dan Dinamis

Supaya Anda dapat lebih memahami tentang listrik statis dan dinamis, berikut ini adalah perbedaan di antara keduanya.

  • Listrik statis tidak bisa mengalami pergerakan pada muatan listriknya, sedangkan listrik dinamis akan mengalami pergerakan pada muatan listrik yang disebut dengan arus listrik.
  • Listrik statis muncul karena adanya gesekan dari dua benda dalam kurun waktu tertentu, sedangkan listrik dinamis terjadi dikarenakan adanya jumlah muatan listrik dan mempunyai arus searah ataupun arus bolak-balik.
  • Parameter pada listrik statis sulit untuk diukur, sedangkan parameter listrik dinamis lebih mudah dihitung dengan cara mengukur tegangan, arus, hambatan, dan juga daya listrik dalam suatu rangkaian listrik.

Selain memiliki sejumlah perbedaan, ternyata listrik statis dan dinamis juga mempunyai beberapa kesamaan sebagai berikut.

  • Mempunyai daya magnet yang sifatnya saling tarik menarik.
  • Memiliki inti atom yang sama, yaitu atom dan elektron.
  • Membutuhkan dua material yang berhubungan satu sama lain dan berfungsi sebagai penghantar aliran listrik.

Itulah penjelasan mengenai perbedaan listrik statis dan dinamis yang bisa dengan mudah dipelajari.

Dengan begitu, maka Anda dapat lebih mudah mengenali kedua jenis listrik ini dalam kehidupan sehari-hari.

Penggunaan energi listrik memang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia. Jadi, tidak heran kita membutuhkan energi yang satu ini.

Artikel Terkait

Leave a Comment