Pesawat Terbang: Pengertian, Sejarah, Fungsi dan Cara Kerja

Pengertian Pesawat Terbang – Pada era saat ini, tentu sudah tidak asing dengan pesawat terbang atau pesawat udara. Walaupun tidak semua orang pernah naik kendaraan ini. Berbeda dengan kendaraan darat, kendaraan udara ini dirancang layaknya burung yang memiliki sayap di kanan dan kirinya.

Untuk lebih mengenal tentang kendaraan udara ini, berikut akan dijelaskan pengertian pesawat terbang, sejarah, fungsi dan manfaatnya, jenis-jenis dan cara kerja dari pesawat itu sendiri.

Pengertian Pesawat Terbang

Apa itu Pesawat Terbang? Secara umum, pengertian pesawat terbang adalah kendaraan bermesin yang dapat terbang di udara.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, menyebutkan pesawat terbang adalah pesawat udara yang lebih berat dari udara, bersayap tetap dan dapat terbang dengan tenaganya sendiri.

Sebagian orang menganggap jika pesawat terbang dan pesawat udara memiliki pengertian yang smaa. Namun menurut dunia penerbangan, keduanya memiliki pengertian berbeda.

Penyebutan pesawat udara memiliki pengertian yang luas karena tidak hanya menyebutkan tentang pesawat terbang saja melainkan kendaraan udara jenis lainnya seperti helikopter.

Penemu dan Sejarah Pesawat Terbang

Penemu dan sejarah pesawat terbang

Orville Wright dan Wilbur Wright atau yang akrab disapa dengan Wright Bersaudara adalah penemu, perancang sekaligus penerbang pesawat terbang yang lebih berat dari udara untuk pertama kalinya.

Pesawat yang dimaksud adalah Flayer yang berhasil diluncurkan pada tahun 1903 di Amerika Serikat.

Kemudian, pada tahun 1910 seorang berkebangsaan Inggris bernama Samuel F Cody juga tercatat sebagai penemu pesawat sekaligus melangsungkan aksinya untuk pertama kali di lapangan Farnborough.

Jauh sebelum itu, penemuan akan pesawat yang lebih ringan dari udara yang diaplikasikan lewat balon udara panas berhasil ditemukan pertama kali oleh kebangsaan Prancis pada tahun 1782 yakni Etiene Montgolfier dan Joseph Montgolfier.

Penemuan tersebut kemudian disempurnakan oleh Ferdinand von Zeppelin dengan memodifikasinya berbentuk cerutu dan digunakan untuk membawa penumpang dan barang, tepatnya pada tahun 1900 di Jerman.

Balon Zeppelin ini berhasil menguasai pengangkutan udara sampai akhirnya terjadi tragedi kapal Zeppelin dalam perjalanan trans-Atlantik pada tahun 1936 di New Jersey.

Tragedi tersebut juga menandakan berakhirnya kekuasaan Zeppelin meskipun balon udara yang dirancangnya masih terpakai hingga menjalang Perang Dunia II.

Kembali pada Wright Bersaudara, dimana pada masa ini pesawat terbang terus mengalami modifikasi dan juga rancang bangun baik dari sisi mesin maupun bentuknya.

Hingga dapat digunakan sebagai alat transportasi dan berbagai kebutuhan lainnya. Perlu diketahui jika pesawat komersial yang lebih besar berhasil dibuat dengan nama Bristol Brabazon pada tahun 1949.

Perkembangan terus dilakukan sampai saat ini. Maka dari itu pesawat terbang memiliki berbagai jenis sesuai kebutuhan dan kepentingan tertentu.

Pesawat terbang dengan penumpang terbesar di dunia dibuat oleh airbus industrie dari Eropa dengan pesawat A380.

Demikian itulah sejarah dari pesawat terbang yang sampai saat ini beroperasi.

Berbeda dengan kendaraan darat yang siapaun dapat memilikinya, namun untuk pesawat sendiri tidak dapat dimiliki oleh masyarakat umum.

Fungsi dan Manfaat Pesawat Terbang

fungsi dan manfaat pesawat terbang

Fungsi uutama dari pesawat terbang adalah sebagai alat transportasi masal yang dapat dengan cepat mengantar penumpang sampai tujuannya.

Dengan disupiri oleh pilot dan ditemani oleh beberapa pramugari yang siap menemani perjalanan dengan menyenangkan.

Pesawat termasuk kendaraan eksklusif yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan kenyamanan serta keselematan penumpang yang menjadi prioritas.

Adapun manfaat dari pesawat terbang selain sebagai saranan transportasi masal, juga bermanfaat sebagai kendaran yang menghemat waktu walaupun tidak sedikit biaya akomodasi yang harus dikeluarkan.

Manfaat yang selanjutnya adalah membantu pengiriman barang, meningkatkan pariwisata daerah yang hanya dapat dilalui dengan menggunakan pesawat terbang, memperkuat perekonomian negara serta sebagai alat tempur khususnya untuk pesawat militer.

Jenis-jenis Pesawat Terbang

jenis-jenis pesawat terbang

Berdasarkan beratnya, pesawat terbang terbagi atas dua macam yakni pesawat yang memiliki lebih ringan dari udara yang disebut dengan aerostat dan pesawat yang lebih berat dari udara seperti autogiro, pesawat bersayap tetap dan juga helikopter.

Sedangkan berdasarkan kegunaannya pesawat terbagi atas:

  1. Pesawat Eksperimental.

Pesawat jenis ini merupakan pesawat yang masih dalam proses pengujian dan bentuknya berbeda dengan pesawat pada umumnya.

  1. Pesawat Angkut.

Jenis ini berfungsi untuk mengangkut berbagai jenis komoditas atau yang sering disebut pesawat karbo.

  1. Pesawat Komersial atau Pesawat Penumpang Sipil

Bertugas untuk mengangkut penumpang dengan kapasitas yang berbeda-beda. Pesawat komersial dilihat dari sisi ukurannya terbagi atas 3 macam yakni wide body craft, pesawat perintis dan narrow body craft.

  1. Pesawat Militer

Persawat yang digunakan untuk kebutuhan militer yang terdiri atas pesawat tempur, tempur latih dan juga intai.

Cara Kerja Pesawat Terbang

cera kerja pesawat terbang

Seringkali banyak yang menanyakan bagaimana pesawat bisa terbang diangkasa? Sebelum lebih lanjut, perlu diketahui terlebih dahulu mengenai mesin dari pesawat terbang.

Beberapa diantaranya seperti inlet, turbin, nozzle, combustor dan juga kompressor. Komponen tersebut merupakan komponen yang terdapat pada mesin dengan jenis turbojet.

Inlet merupakan tempat masuknya udara, turbin adalah bagian yang mengubah tekanan udara yang panas menjadi energi gerak.

Sedangkan nozzle berfungsi untuk masuk keluarnya udara hasil pembakaran dengan combustor sebagai ruang pembakarannya. Dan terakhir adalah kompresor yang berfungsi untuk menekan udara yang masuk.

Setelah mengetahui komponen dan juga fungsi dari masing-masing komponen tersebut, prinsip kerja dari pesawat terbang sendiri adalah menghisap udara, menekan udara, meledakan dan menghembuskan.

Untuk lebih jelasnya, berikut penjabaran dari prinsip kerja mesin pesawat terbang yang membuatnya dapat terbang di udara.

  1. Menghisap Udara

Udara yang berasal dari depan mesin turbojet masuk melalui inlet. Kemudian, kipas yang ada pada inlet mengubah udara yang awalnya berkecepatan tinggi menjadi rendah. Dengan begitu, tekanan akan menjadi lebih tinggi.

  1. Menekan atau Mengompres Udara

Setelah melewati proses pertama, kemudian udara ditekan dengan cara menaikan kembali tekanannya. Semakin tinggi maka udara akan semakin padat dan suhunyapun semakin memanas.

  1. Peledakan

Udara yang tertekan dan semakin panas bercampur dengan bahan bakar, maka akan meledak di dalam combustor.

Akibat ledakan tersebut maka akan menghasilkan udara yang sangat panas dan juga bertekanan tinggi dimana nantinya akan menggerakan turbin untuk keluar.

Turbin tersebut akan mengubah energi panas enjadi energi gerak yang akan menggerakan kompressor hingga mesin dapat berputar dan berjalan. Singkatnya, turbin inilah yang mengubah energi putar pada kompressor.

  1. Penyemburan

Proses yan selanjutnya setelah udara melewati turbin dengan tekanan yang tinggi dan suhu yang tinggi, kemudian dikonversikan untuk mendorong nozzle.

Dari nozzle inilah yang menyemburkan daya dorong hingga mampu menggerakan pesawat dalam kecepatan yang tinggi.

Demikian itulah proses kerja dari pesawat terbang. Tidak hanya dipengaruhi dari sisi mesin saja melainkan juga peran fungsi dari sayap pesawat hingga dapat terangkat di udara.

Dengan berbagai penjelasan di atas tidak hanya mengetahui pengertian pesawat terbang melainkan berbagai hal yang berkaitan dengannya.

Leave a Comment