Rendra Giovani Memiliki minat di bidang Teknik Komputer dan Jaringan. Suka baca komik sambil rebahan. Hobi traveling sambil berburu makanan

Mengenal Jenis Kabel Jaringan

3 min read

jenis kabel jaringan komputer

Jenis Kabel Jaringan – Seiring dengan perkembangan zaman, jaringan internet bukan lagi barang mewah yang menjadi kebutuhan tersier, tapi telah bergeser menjadi salah satu kebutuhan utama. Namun, agar dapat terhubung dengan jaringan internet, dibutuhkan perangkat khusus.

Kabel adalah salah satunya walau sekarang ini sudah ada teknologi wireless yang lebih ringkas dan praktis untuk menghubungkan manusia dengan jaringan internet.

Jika menggunakan kabel, jaringan internet dapat diakses dengan merangkai kabel hingga membentuk kabel jaringan.

Jenis Kabel Jaringan Internet

Pengertian Kabel Jaringan

jenis kabel jaringan
teknodaim.com

Sederhananya, pengertian kabel jaringan adalah kabel yang membentuk suatu jaringan komputer. Dengan jaringan tersebutlah komputer dapat terhubung dengan internet.

Artinya, peran kabel jaringan ini sangat besar dalam menghubungkan orang-orang dengan jaringan internet.

Fungsi kabel jaringan adalah untuk mentransmisikan data-data yang didapatkan dari server untuk kemudian ditransmisikan ke user atau komputer client, atau sebagai media transmisi yang terarah dalam jaringan komputer.

Kabel jaringan juga digunakan untuk menghubungkan perangkat yang satu dengan lainnya, serta menghubungkan dua atau lebih komputer agar dapat berbagi daya.

Di samping perannya yang sangat besar, kabel jaringan memiliki kelebihan dan kekurangan.

1. Kelebihan Kabel Jaringan

Walau sekarang ini sudah ada teknologi wireless, penggunaan kabel jaringan masih sangat diperlukan, terutama di daerah yang belum terjamah wireless.

Dibandingkan dengan teknologi wireless, kabel jaringan masih lebih murah. Selain itu, jaringan kabel membuat transmisi data lebih stabil dan jaringannya tidak dipengaruhi oleh cuaca, tidak seperti jaringan wireless yang sangat dipengaruhi oleh cuaca.

2. Kekurangan Kabel Jaringan

Selain memiliki kelebihan, penggunaan kabel jaringan juga memiliki beberapa kekurangan jika dibandingkan dengan jaringan wireless.

Kekurangan kabel jaringan yang pertama adalah kabel yang dibutuhkan banyak, terutama jika jaringan yang akan dibuat adalah jaringan yang besar dan luas.

Kekurangan kedua adalah kabel harus diperhatikan penempatannya agar tidak dirusak oleh hewan pengerat dan menimbulkan masalah.

Kekurangan ketiga adalah penggunaan kabel dalam instalasi membuat tampilan jaringan tidak rapi.

Jenis Kabel Jaringan

Kabel jaringan dibuat menjadi berbagai tipe yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, ukuran jaringan, protocol, kondisi, dan topologi jaringan yang digunakan.

Saat ini, ada 3 jenis kabel jaringan yang biasa digunakan, yaitu kabel coaxial, kabel twisted pair dan kabel fiber optik di mana masing-masing jenis memiliki kelebihan dan kekurangan.

1. Kabel Coaxial

Jenis Kabel Coaxial
gambar kabel coaxial

Kabel coaxial merupakan jenis kabel jaringan yang digunakan pada jaringan topologi ring dan topologi bus. Salah satu ciri dari kabel jaringan ini adalah kapasitas transmisi data yang limited atau terbatas.

Sifatnya yang kurang fleksibel dengan perangkat keras jaringan membuat kabel coaxial semakin jarang digunakan saat ini.

2. Kabel Twisted Pair

Kabel twisted pair merupakan kabel yang terbuat dari dua konduktor yang digabung. Tujuan penggabungan konduktor pada kabel twisted pair adalah untuk mengurangi gangguan elektromagnetik yang dapat terjadi di luar.

Kabel twisted pair merupakan jenis kabel jaringan yang relatif lebih murah dari segi harga. Selain itu, kabel jaringan jenis ini juga mudah diperoleh dengan proses instalasi yang juga mudah.

Oleh karena itu, kabel ini adalah jenis yang paling banyak digunakan.

Kabel twisted pair terdiri dari susunan dua kawat yang disekat dalam pola spiral yang beraturan, dan bertugas sebagai jalur komunikasi tunggal. Berdasarkan fisiknya, kabel twisted pair dibagi menjadi UTP, FTP, dan STP.

> Kabel UTP
jenis kabel utp
gambar kabel utp

UTP merupakan akronim dari Unshielded Twisted Pair. Sama seperti namanya, kabel twisted pair yang satu ini tidak dilengkapi dengan pelindung ketahananan kabel.

Akibatnya, kabel ini rentan mengalami gangguan magnetik dan noise. Meski tidak terlindung, kabel UTP dibanderol dengan harga yang relatif murah sehingga banyak digunakan.

Bagian dalam kabel UTP terdiri dari 8 buah kabel yang warnanya berpasang-pasangan (ada empat pasang kabel yang saling berbelit).

Dalam proses instalasi, panjang kabel UTP yang disarankan adalah 100 meter. Artinya, tidak disarankan untuk menggunakan kabel ini jika Anda ingin membuat jaringan internet yang cakupannya besar.

> Kabel FTP
kabel jaringan FTP
gambar kabel ftp

Foiled Twisted Pair atau FTP merupakan jenis kabel jaringan yang tidak jauh berbeda dengan kabel STP. Sama seperti jenis kabel twisted pair yang lain, kabel FTP juga terdiri dari empat pasang kabel yang berpilin atau berlilitan.

Jika dibandingkan dengan kabel UTP, kabel jenis ini dilengkapi dengan tambahan alumunium foil di bawah karet luarnya.

Fungsi alumunium foil adalah untuk melindungi isolator dan membuat kabel FTP lebih tahan terhadap interferensi elektromagnetik.

Kabel FTP biasanya digunakan untuk membuat jaringan yang berbasis Local Area Network (LAN) maupun global.

Walau harganya tidak semurah kabel UTP, harga kabel FTP masih lebih murah dan terjangkau dibanding kabel STP.

Proses instalasi dan perawatan yang mudah menjadi kelebihan lain dari jenis kabel jaringan yang satu ini.

> Kabel STP
Kabel jaringan STP
gambar kabel stp

Shielded Twisted Pair atau yang biasa disingkat STP merupakan jenis kabel twisted pair yang bertolak belakang dengan kabel UTP.

Perbedaan keduanya terletak pada lapisan pelindung di mana kabel STP dilengkapi dengan pelindung atau pembungkus yang terbuat dari alumunium foil atau tembaga.

Fungsi pembungkus tersebut adalah untuk mengurangi gangguan elektrik. Sama seperti kabel UTP, kabel STP juga terdiri dari empat pasang inti atau jalinan kabel yang ada di dalamnya.

Dari segi performa, kabel STP dapat menghantarkan data dengan baik karena minim gangguan elektromagnetik. Namun, kabel jenis ini dibanderol dengan harga yang relatif mahal.

Selain itu, kabel STP memiliki jangkauan yang pendek, yaitu hanya 100 meter sehingga membutuhkan penguat sinyal atau repeater jika jangkauannya lebih dari 100 meter.

Kabel STP juga memiliki material yang kaku atau tidak fleksibel yang menyulitkan dalam proses instalasi.

3. Kabel Fiber Optik

kabel fiber untuk jaringan
gambar fiber optik

Kabel fiber optik merupakan kabel jaringan yang digunakan untuk kepentingan jaringan biasa seperti MAN, LAN, dan WAN.

Umumnya, kabel ini digunakan pada instalasi jaringan tingkat menengah ke atas yang membutuhkan struktur jaringan yang benar-benar cepat, misalnya instansi pemerintahan atau perusahaan besar.

Jenis kabel ini sangat direkomendasikan jika jaringan yang ingin dibangun mencakup satu gedung dengan beberapa lantai atau bahkan antargedung.

Ciri kabel fiber optik adalah bagian dalam atau inti kabelnya terbuat dari serat kaca yang diselubungi beberapa lapisan pelindung.

Kabel jenis ini diameternya relatif kecil, membuat proses instalasi dapat dilakukan dengan fleksibel. Panjang kabel ini dapat mencapai 2 km, lebih panjang dari kabel twisted Pair dan coaxial.

Dibanding jenis kabel jaringan lainnya, kabel fiber optik mampu mentransmisikan data dengan lebih optimal dan lebih cepat.

Kabel fiber optik juga lebih tahan terhadap gangguan magnetik maupun gelombang radio. Namun, di samping kelebihan tersebut, tentunya jenis kabel ini pun memiliki kekurangan, yaitu harganya yang sangat mahal.

Artikel Lainnya

Rendra Giovani Memiliki minat di bidang Teknik Komputer dan Jaringan. Suka baca komik sambil rebahan. Hobi traveling sambil berburu makanan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *