Pengertian dan Contoh ERD
tisucoding.com

Pengertian, Fungsi, Model dan Contoh ERD

Materi kali ini tak hanya membahas tentang pengertian, fungsi, atau modelnya saja. Bahkan juga akan dijelaskan tentang contoh ERD itu sendiri.

ERD adalah singkatan dari Entity Relationship Diagram atau yang biasa disebut dengan diagram relasi antar entitas. Yang mana, ERD ini sendiri tidak dapat dipisahkan dari analisa perancangan sistem.

ERD akan menghubungkan satu tabel database dengan tabel lain sebagai bentuk dari pemodelan basis data relasional. Tujuan ERD adalah untuk mempermudah.

Dan komponen ERD sendiri terdiri dari 3 jenis, yakni entitas (entity), atribut (attribute), serta relasi (relation).

Nah, dalam pembahasan kali ini tidak hanya akan dibahas tentang pengertian, fungsi, atau modelnya saja. Bahkan juga akan dijelaskan tentang contoh ERD itu sendiri. Lalu, apa itu ERD?

Pengertian, Fungsi, Model dan Contoh ERD

Pengertian ERD

pengertian erd lengkap
Source: jagoanhosting.com

Pengertian ERD Secara Umum

Apa itu ERD? Seperti yang di lansir oleh Visual-paradigm.com, pengertian ERD secara umum adalah sebuah model yang berguna untuk mengatur hubungan antar entitas atau tabel yang ada dalam sebuah database.

Tentunya, antar himpunan entitas satu dengan lainnya memiliki keterhubungan atau relasi yang tak bisa dipisahkan. Entitas yang dimaksud dalam hal tersebut ialah tabel, untuk desain database sendiri adalah sekumpulan tabel, khususnya seperti SQL.

Pengertian ERD Menurut Beberapa Ahli

Agar lebih paham dengan pengertian ERD ini, Anda juga harus menyimak pengertian yang disampaikan oleh beberapa ahli sebagai berikut:

  1. Mata – Toledo dan Cushman (2007:139)

Menjelaskan bahwa ERD adalah representasi grafis dari logika yang ada pada sebuah database.

  1. Sutanta (2011:91)

Di dalam bukunya yang berjudul “Basis Data dalam Tinjauan Konseptual” memberikan pengertian bahwa ERD adalah suatu model data yang dikembangkan secara secara objek.

  1. Brady dan Loonam (2010)

ERD atau Entity Relationship Diagram merupakan teknik yang digunakan untuk memodelkan kebutuhan data dari suatu organisasi.

Dari pengertian yang disampaikan oleh para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa diagram ERD atau Entity Relationship Diagram merupakan sebuah gambaran grafis yang dapat mewakili logika database serta dilengkapi secara mendetail, seperti nama entitas, hubungan dan juga batasan yang dimilikinya.

Sementara itu, tujuannya ialah untuk memenuhi kebutuhan sistem analisis di dalam merampungkan pembangunan ataupun pengembangan dari suatu sistem.

Fungsi ERD

fungsi erd lengkap
Source: elburn.lib.il.us

Setelah mengetahui pengertian ERD baik secara umum atau menurut beberapa ahli, selanjutnya akan dibahas tentang fungsi dari ERD itu sendiri. Nah, apa saja fungsi yang dimiliki oleh ERD? Berikut pembahasannya:

  1. Melakukan pengujian sebuah model yang telah dibuat
  2. Mendokumentasikan data yang terdapat dalam sistem basis data, yakni dengan cara menganalisis serta mengidentifikasi setiap objek ataupun entitas dan juga relasi atau hubungan yang dimilikinya
  3. Menjalankan hubungan antar data yang mempunyai keterkaitan ERD berdasarkan dari suatu objek yang mana dihubungkan dengan suatu relasi yang ada
  4. Memberikan kemudahan di dalam menganalisis database dengan cara yang lebih cepat dan juga murah.

Model Data

model data erd
Source: nesabamedia.com

Sebelum membahas lebih jauh tentang contoh ERD, disini kita akan kupas tuntas konsep model data. Model data atau data model entity relationship ini sendiri dibagi menjadi tiga, yakni konseptual, logis dan juga fisik. Untuk lebih jelasnya, mari simak pembahasan berikut ini:

  1. Model Data Konseptual

Model konseptual adalah model data paling tinggi yang berisikan data secara detail. Umumnya, model jenis ini mendefinisikan entitas data yang bersumber dari referensi utama sehingga bisa digunakan sebagai suatu organisasi.

  1. Model Data Logis

Untuk model data logis ternyata tidak memerlukan adanya model data konseptual. Ini karena model logis satu ini lebih rinci jika dibandingkan dengan model data konseptual.

  1. Model Data Fisik

Sedangkan, model fisik adalah pengembangan dari masing-masing bentuk model data logis. Pengembangan dari model data satu ini umumnya digunakan sebagai database.

Simbol ERD (Entity Relationship Diagram)

simbol erd
Source: vebryexap.com

Contoh ERD

Nah, sampai pada pembahasan contoh ERD. Di bawah ini akan diberikan beberapa contoh dari ERD yang bisa Anda pahami dengan baik.

1. Contoh ERD Sederhana

 

contoh erd sederhana
Source: infokah.com
Entitas Atribut
Mahasiswa NIM, Nama, Jurusan, Alamat
Mata Kuliah kdmk, nama_mk, sks
KRS NIM, kdmk, ta, smt

Analisis:

Di dalam ERD sederhana ini ada dua entitas, yakni mahasiswa dan juga mata kuliah. Sementara itu, hanya ada satu proses yang menghubungkan kedua entitas tersebut.

Mahasiswa mempunyai erd dengan atribut NIM, Nama, Jurusan, serta Alamat. Sedangkan, untuk mata kuliah terdiri dari kdmk, Nama_mk serta sks. Untuk proses KRS-nya sendiri mempunyai masukan yang berupa NIM, kdmk, ta dan juga smt.

Di dalam proses tersebut, bagi mahasiswa yang ingin mengontrak suatu mata kuliah maka diwajibkan untuk memberikan nama atribut yang ada dalam suatu proses.

2. Contoh ERD Perpustakaan

contoh erd perpustakaan
Source: kucingcengeng.blogspot.com
Entitas Atribut
Anggota No_anggota, nama, jurusan, alamat, tgl_lahir no_buku, judul,
Buku pengarang, th_terbit, penerbit, jns_buku no_anggota, tgl_pinjam,
Denda kode_denda, tariff-denda

Analisis:

ERD Perpustakaan terdiri atas 3 entitas yakni anggota, buku dan denda. Sementara itu, ada dua proses yang dimilikinya:

  • Proses pertama yakni pinjam yang mana menghubungkan anggota dengan buku. Pada proses ini berguna jika ada anggota yang ingin meminjam buku
  • Proses kedua membayar yang menghubungkan anggota dengan denda yang harus dibayarkan. Proses satu ini berfungsi jika terdapat anggota perpustakaan yang telat mengembalikan buku maka otomatis masuk ke dalam proses membayar.

3. Contoh ERD Penjualan

contoh erd penjualan
Source: cowcontoh.blogspot.com
Entitas Atribut
Pembeli ID_PEMBELI, ID_BUKU ID_PEMBELI, ID_BUKU, JUMLAH, HARGA,
Pembelian TANGGAL NO_HP, NO_KASIR, PASSWORD, ALAMAT,
Kasir Buku USERNAME ID_PENGARANG, HARGA, ID_BUKU
Pengarang ID_PENGARANG, ID_PENERBIT, TAHUN
Penerbit Rak ID_RAK, ID_BUKU

Analisis:

Pada ERD Penjualan ini setidaknya ada tujuh entitas serta enam proses yang harus dilalui. Dimana masing-masing dari proses tersebut menunjukkan adanya keterhubungan antara entitas.

Oleh karenanya, dapat disimpulkan saat akan membuat sistem penjualan buku, setidaknya ada yang melakukan pengembangan dan juga pengembangan ERD.

Itulah pembahasan mengenai materi ERD atau Entity Relationship Diagram mulai dari pengertian, tujuan, fungsi, model hingga contoh ERD dan penjelasannya yang mudah dipahami.

Bagi Anda yang membuat ERD, bisa menggunakan beberapa aplikasi online maupun offline seperti Rational Rose, ClickChart, DIa (khusus untuk Linux), Microsoft Visio dan masih banyak lagi.

Artikel Lainnya

Nur Islam Imanudin
Seseorang yang mencintai dunia pemrograman. Hobi bermain sepak bola. Dan sering bangun kesiangan